Jadwal Pertandingan Madura United Vs PBFC Diundur

PWINews - Jadwal kick off petandingan babak delapan besar Piala Presiden antara Madura United melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) diundur menjadi pukul 21.00 WIB.

Semula jadwal kick off pertandingan yang akan dihelat di Stadion Manahan Solo pada tanggal 25 Februari, pukul 18.00 WIB. 

Hal itu terjadi atas permintaan dari host broadcaster Piala Presiden 2017. Jadwal pertandingan yang juga mengalami perubahan adalah laga Persib Bandung melawan Mitra Kukar.

Jadwal kick off laga partai pembuka babak perempat final ini justru dimajukan menjadi 18.00 WIB.

Pada tanggal 26 Februari, Arema FC versus Sriwijaya FC kick off pukul 18.00 WIB. Semen Padang dan Bhayangkara FC akan menutup laga perempat final di Solo. (PWI/Madura United)








Serda Abd Latif Bantu Ibu Hanifah Tanam Padi


PWINews - Luar biasa apa yang dilakukan Serda Abd Latif. Babinsa Desa Rombuh, Koramil 0827/07 Kecamatan Palengaan, Pamekasan ini rela becek-becekan dan panas-panasan di sawah milik ibu Hanifah, warga setempat.

Dengan serangam lengkap, dia turun membantu ibu Hanifah menanam padi, Rabu (22/2/2017).

Serda Abd Latih tergerak hatinya membantu ibu Hanifah, karena ibu Hanifah tidak punya modal untuk bayar ongkos buruh tani. Sekalipun punya lahan pertanian.

Selain itu, Serda Abd Latif mengajak warga lainnya untuk membantu ibu Hanifah. Sehingga terjadi lah tanam padi dengan cara gotong-royong.

"Saya merasa terharu melihat keadaan ibu Hanifah yang memiliki lahan pertanian namun tidak mampu untuk membayar ongkos tanam padi," katanya.

Sementara itu, Komandan Ramil 0826/07 Palengaan, Kapten Inf Ali Imron mengatakan, peran Babinsa sangat besar terhadap warga, terutama warga binaannya. Guna membantu masyarakat yang kesulitan.

"Peran Babinsa di desa binaannya memang harus serba bisa dalam artian setiap keluhan dan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat, Babinsa harus tampil sebagai pelopor dan memotivasi masyarakat lainnya guna membantu kesulitan warga yang membutuhkan bantuan, itulah makna Komsos bagi Babinsa yangg sebenarnya. Tegas Danramil.

Di tempat yang sama, ibu Hanifah meraaa sangat bersyukur atas bantuan Babinsa setempat. Sehingga, penanaman padinya dapat terlaskana dengan baik. (PWI/Kodim Pamekasan)




Inilah 10 Komitmen HMI Saat Diterima Jokowi di Istana


Ketua Umum PB HMI dan jajarannya ketika diundang ke Istana oleh Presiden Jokowi, Senin (20/02/2017)
Jakarta (PWINews) – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah menyampaikan 10 komitmen yang dihasilkan dari silaturahim Nasional (Silatnas) dalam acara Dies Natalis HMI Ke-70 kepada Presiden Joko Widodo.

“Kita sampaikan harapan kita tentang bagaimana menyelesaikan persoalan keumatan dan kebangsaan, juga kasus penistaan agama, begitu juga persoalan kriminalisasi para ulama akhir-akhir ini,” kata Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (20/02).

Sepuluh komitmen tersebut juga mencakup sejumlah isu mengenai upaya menjaga stabilitas nasional, pengentasan kesenjangan ekonomi dan sosial serta penegakan keadilan dan hukum.
Menurut Mulyadi, Presiden merespon positif kesepuluh komitmen tersebut dengan mengapresiasi upaya tersebut untuk menjaga persatuan di tengah keanekaragaman suku agama dan budaya Indonesia.

“Kita menjadi bagian dari pembangunan bangsa, kita ‘concern’ bagaimana mengelola sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, itu yang diharapkan dari HMI,” kata Mulyadi terkait harapan yang disampaikan Jokowi.
Presiden juga menyampaikan sikap kritis dan independensi yang dimiliki oleh mahasiswa harus digunakan untuk membangun bangsa Indonesia.

Sebanyak sepuluh komitmen keumatan dan kebangsaan HMI yang disampaikan yaitu:
pertama, Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan segala keanekaragaman suku, agama dan budaya.

Kedua, Menegakkan dan menyebarkan ajaran Islam dengan sepenuh-penuhnya berdasarkan Al-Quran dan Hadits menjadi garda terdepan dalam menjaga wibawa dan kehormatan alim ulama sebagai pemimpin tertinggi umat Islam
.
Ketiga Menegakkan hukum yang berkeadilan dan menolak pelaksanaan hukum yang diskriminatif terhadap masyarakat Indonesia.Keempat, Melindungi pemanfaatan sumber daya alam indonesia, menolak segala bentuk eksploitasi yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.

Kelima Membangun sumber daya manusia yang berakhlakul karimah, kompetitif dan berdaya saing global. Keenam, Membangun sistem perekonomian yang berpihak terhadap seluruh rakyat Indonesia.

Ketujuh, Mengembangkan industri dalam negeri,  berupaya mewujudkan indonesia sebagai lumbung energi dan lumbung pangan dunia. Serta menolak masuknya imigran asing yang dapat mengancam kesempatan kerja rakyat Indonesia.

Kedelapan, Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang berkeadilan, menolak liberalisasi dan politik dinasti.Kedelai, Menolak berkembangnya paham komunis di Indonesia yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara
.
KeSepuluh, Memerangi peredaran dan penggunaan narkoba yang dapat mengancam masa depan generasi muda Indonesia. (PWI)