Sikapi Momentum Perayaan Tahun Baru, HMI Cabang Pamekasan Surati Polres


Pamekasan (PWINews) - Menjelang pergantian tahun 2016 ke 2017, sejumlah pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pamekasan, mendatangi polres, pukul 10:40 wib (26/12), Menyerahkan surat pernyataan sikap dalam memerangi kebiasaan perayaan tahun baru yang menyimpang serta keluar dari syariat islam.

Sejumlah pengurus yang hadir diantaranya Ketua umum (Chairul umam), kabid Partisipasi Pembangunan Daerah (Adi Purwanto), Kabid Pembinaan Anggota (Malik).

Adapun tuntutan secara tegas disampaikan ketua umum HMI Cab. (Chairul umam) peratama, pemerintah kabupaten pamekasan harus lebih proaktif melakukan pencegahan perayaan tahun baru yang berlebihan dan mencoreng identitas pamekasan sebagai kota gerbang salam.

Kedua, Aparat penegak hukum tidak membiarkan perayaan tahun baru yang melanggar aturan lalu lintas, seperti tidak memakai helem atau menggunkana kendaraan dengan bak terbuka sebab jika hal itu dibiarkan sama halnya membiarkan terjadinya pelanggaran hukum

Ketiga, Semua pihak seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, lembaga pendidikan, organisasi keamanan dan organisasi kemasyarakatan mendukung gerakan Pamekasan damai, taat hukum dan bebas maksiat dalam menyambut pergantian tahun baru.

Adi juga menyampaikan bahawa harus ada tindakan tegas dari pihak kepolisian jika ada aktifitas yang menyimpang dari syariat islam, seperti konvoi, miras, dan dugem di mobil bak terbuka. tambahnya

"Hal ini sudah menjadi tradisi disetiap pergantian tahun di bumi gerbang salam ini, tentu ini sangat meresahkan dan bertolak belakang dengan dengan icon pamekasan sebagai kota gerbang salam". terang Kabid PPD

Kapolres pamekasan Nowo hadi nugroho, menyampaikan komitmen dalam mengamankan momentum tahun baru pihaknya sudah melarang konvoi masuk kota, tarian erotis dipastiakn tidak terjadi kembali.

"Masyarakat Pamekasan bisa menikmati momentum malam pergantian tahun dengan damai, tentram dan aman". tambahnya (PWI Pamekasan)