HMI Cabang Pamekasan Datangi Kapolres, Sikapi Penangkapan Sekjen PB HMI


Pamekasan (PWINews) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan mendatangi kapolres setempat, guna menyikapi penangkapan sekjen PB HMI/Amijaya. (08/11)

Hadir perwakilan pengurus diantaranya Chairul umam (Ketua umum), Kabid Pembinaan Anggota, Kabid Pembinaaan Aparatur Organisasi, Wasekum PAO, Kabid PPD, Wasekum PPD, Bendahara umum dan Wabendum.

chairul umam (Ketum) penangkapan sekjen PB HMI tak mengindahkan asas praduga takbersalah, bersifat paksaan dan tak beretika. tegasnya.

Berikut kronologis penangkapan, Senin pukul 22.00 wib Ketum bersama Sekjen dan sebagian presedium  melakukan rapat terbatas untuk menyikapi surat panggilan terhadap Ketum PB dan Ketum Cabang Jakarta selatan, lalu kemudia pada pukul 23.45 wib sejumlah polisi berpakain sipil mendatangi sekretariat PB HMI membawa surat penggeledahan dan penangkapan terhadap sekertaris jendral/Amijaya.

Pada pukul 23.50 wib polisi tersebut menjelaskan kedatangannya dan sempat cekcok dengan salah satu pengurus karena sikap polisi yang tak beretika, pada pukul 23.53 Wib negosiasi terjadi antara PB HMI dan polisi, akhirnya PB HMI menerima sekjen untuk dibawa ke Polda dengan di dampingi pengurus yang lain.

Adapun pernyataan sikap langsung dibacakan oleh ketum HMI Cabang Pamekasan, pertama  mengutuk dan mengecam  peristiwa sweeping dan penangkapan sekjen PB HMI dan beberapa kader HMI secara paksa oleh polda metro jaya, kedua menuntut pembebasan sekjen PB HMI dan beberapa kader HMI dalam kurun waktu 1x24 jam. tegasnya.

Kapolres Pamekasan yang diwakili oleh Wakapolres Harnoto S.H menegaskan bahawa menerima secara resmi surat itu kemudian akan disampaikan diinternal kepolisian.tambahnya

kami akan menindak lanjuti sampai ke Mabes melalui Polda. Harapan kami supaya kawan-kawan HMI khususnya dibawah naungan HMI Cabang Pamekasan tetap bersabar dalam mengawal kasus ini. terangnya. (PWI Pamekasan)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »