TNI-Bidan Desa Kompak Tanggulangi Demam Berdarah

Pamekasan (PWINews) - TNI dan Bidan Desa di Kabupaten Pamekasan kompak melakukan upaya penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) dengan cara melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.

Salah satunya seperti yang digelar Bidan Desa Mangar Lailatul Karima bersama Babinsa Kopka Ali Makki di desa itu, Selasa (27/9/2016).

"Demam berdarah ini bisa terjadi, apabila lingkungan kita tidak sehat. Oleh karena itu, ayo kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak membiarkan adanya sarang nyamuk," kata Bidan Lailatuk Karima kepada sekitar 75 ibu-ibu yang tengah berkumpul mengikuti kegiatan sosialisasi dan posyandu di balai desa itu.

Kepada para kader posyandu dan orang tua balita yang hadir dalam kegiatan itu, Bidan Karima menjelaskan tentang pentingnya kesehatan, baik bagi anak yang masih balita maupun bagi orang tua, termasuk juga tentang bagaimana cara mencegah dan menanggulangi penyakit demam berdarah.

"Caranya dengan mengubur kaleng bekas dan membersihkan lingkungan dari genangan air termasuk juga membersihkan tempat-tempat yang sekiranya bisa dijadikan sebagai sarang nyamuk," terang bidan itu.

Kegiatan posyandu di desa ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin. Namun menjelang musim pancaroba dan mendekati musim hujan ini, Babinsa bersama bidan desa itu, sepakat untuk menggelar kegiatan bersama, mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya penyakit demam berdarah.

"Makanya pada kegiatan posyandu tadi, tema yang kita gagas adalah 'Penanggulangan Bahaya Penyakit Demam Berdarah," kata Kopka Ali Makki dalam rilis yang disampaikan kepada Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Selasa (27/9/2016) malam.

Ia menjelaskan, tugas TNI tidak hanya berperang memanggul senjata, akan tetapi juga berperang menghadapi berbagai jenis musuh masyarakat, seperti penyakit demam berdarah.

Ali menuturkan, dirinya memang tidak memiliki keahlian dalam mengobati berbagai jenis penyakit karena bukan bidang profesinya. Tapi TNI memiliki komitmen dalam upaya mengarahkan agar masyarakat bisa berprilaku hidup sehat.

Sebanyak 150 orang, terdiri dari balita 75 orang dan ibu balita 75 hadir dalam kegiatan sosialisasi penanggulangan penyakit demam berdarah itu, termasuk Kepala Dusun Gulaan Moh Imron. (PWI/Kodim Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »