PWI Pamekasan Klarifikasi Undangan Manten Catut Nama PWI

Pamekasan (PWINews) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Madura mengklarifikasi pencatutan nama PWI pada undangan resepsi pernikahan keluar M Syafii yang kini menyebar luas di kalangan pejabat dan anggota DPRD Pamekasan.

Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz dalam keterangan persnya di kantor PWI Jalan Panglima Sudirman Nomor 4 Pamekasan, Kamis (15/9/2016) menjelaskan, pencatutan nama PWI pada undangan pada keluarga M Syafii merugikan organisasi profesi yang dipimpinnya, karena hal itu tidak dibenarnya menggunakan label tersebut, selain untuk kepentingan organisasi profesi jurnalistik.

"Mencantumkan label PWI untuk kepentingan keluarga seperti manten, sangat tidak etis dan itu tidak dibenarkan dalam etika organisasi," katanya, sembari menunjukkan undangan dimaksud.

Ia juga menjelaskan, M Syafii bukan anggota PWI, baik PWI Pamekasan maupun PWI Jatim. Di data base keanggotaaan PWI tidak ada nama M Syafii dari media Borgol.

Menurut Abd Aziz, keanggotaan PWI sudah tercantum jelas dalam situs resmi PWI, baik PWI Pamekasan maupun PWI Jatim dan maupun pusat.

"Kami ini memiliki website yang menjadi situs resmi PWI Pamekasan yakni di laman pwipamekasan.com," katanya.

Menurut Abd Aziz di situs itu, semua anggota PWI Pamekasan sudah tercantum dengan terjelas, yakni 22 anggota dan seorang staf administrasi. Jumlah keanggotaan PWI Pamekasan tertuang pada lama: http://www.pwipamekasan.com/2015/09/26/anggota-pwi-pamekasan-2015/.

"Jadi disitu jelas tidak ada nama M Syafii," katanya.

Untuk keanggotaan PWI di tingkat provinsi dan pusat, terdata secara online di situs pwipress.org dan pwi.or.id.

Pewarta Perum LKBN Antara ini menjelaskan, pihaknya secara kelembagaan perlu mengklarifikasi beredarkan undangan pesta pernikahan keluarga M Syafii yang mencatut nama PWI itu, karena undangan itu telah menyebar luar kepada kalangan pejabat dan anggota DPRD di lingkungan Pemkab Pamekasan.

"Pejabat yang tidak kenal diapun, dia undang. Kabarnya yang saya terima, undangan ini bahkan juga menyebar ke camat-camat dan aparat desa. Ini kan sudah tidak biasa, kalau seperti itu," katanya.

Abd Aziz mengaku, dirinya curiga, orang bernama M Syafii yang mencantumkan sebagai Kepala Perwakilan PWI Media Borgol Jatim itu, sengaja mencantum nama PWI pada undangan mantennya untuk mendapatkan perhatian khusus.

"Wong anggota PWI sendiri nikah kita larang mencantumkan label PWI. Ini malah orang lain yang tidak jelas asal muasalnya, bukan anggota, malah mencatut nama PWI," katanya dengan nada kesal.

Undangan pernikahan yang mencatut nama PWI ialah pernikahan antara Wulan Sari putri dari pasangan suami istri M Syafii-Sumini warga Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan dengan Doni Demara putra pasangan suami istri Moh Soleh-Subaidah, Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Dalam undangan yang tersebar luas di masyarakat itu dijelaskan, bahwa pesta pernikahan keduanya akan digelar pada 18 September 2016 pukul 08.00 WIB pagi di Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan, yakni di rumah M Syafii yang mencatut nama PWI itu. (Rilis PWI Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »