PWI Minta Masyarakat Hati-hati dengan M Syafii

Pamekasan (PWINews) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan meminta masyarakat di wilayah itu berhati-hati dengan warga Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan.

"Ini penting kami sampaikan karena orang ini mengaku sebagai pengurus PWI Jatim, padahal menjadi anggota PWI saja tidak dan dia memang bukan anggota PWI," kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz kepada wartawan di Pamekasan, Kamis (22/9/2016) malam.

Aziz mengamukakan hal ini menyusul tersebarnya surat undangan pernikahan Wulan Sari dengan Doni Demara pada 18 September 2016.

Dalam undangan yang tersebar luas di kalangan pejabat di lingkungan pemkab dan anggota DPRD Pamekasan itu orang tua Wulan Sari itu, yakni M Syafii mencantumkan dirinya sebagai Kepala Perwakilan Media Hukum dan Kriminal Borgol PWI Jatim.

Padahal yang bersangkutan bukan pengurus PWI dan yang PWI tidak memiliki anggota bernama M Syafii.

Abd Aziz menjelaskan, sejak undangan itu tersebar luas, pengurus PWI Pamekasan juga berupaya menghubungi nomor telepon yang tercantun di undangan pernikahan putrinya itu, yakni di nomor 087-701-923-002 dan 082-333-508-440, namun tidak pernah diangkat.

"Hingga kini kami terus berupaya menghubingi M Syafii ini, guna mempertanyakan maksud mencatut nama PWI di undangan pernikahan putrinya itu," kata Aziz.

Pewarta Perum LKBN Antara ini menyatakan, pihaknya khawatir nama PWI selama ini sering dicatut oleh yang bersangkutan untuk hal-hal yang menyudutkan nama baik organisasi profesi wartawan itu.

"Saya khawatir saja selama ini nama PWI sering dicatut. Misalnya saja, dia datang ke sekolah-sekolah, atau ke desa-desa, lalu melakukan perbuatan yang menurut etika moral profesi jurnalistik justru dilarang," kata Aziz.

Secara kelembagaan, kata dia, PWI perlu menyampaikan kepada publik terkait pencatutan nama PWI dan klaim sebagai pengurus PWI Jatim oleh M Syafii itu, karena hal itu menyangkut marwah organisasi. [Baca Juga: PWI Pamekasan Klarifikasi Undangan Manten Mencatut Nama PWI]

"Etika organisasi, tidak dibenarkah membawa-bawa nama organisasi untuk kepentingan pribadi, seperti manten. Apalagi yang bersangkutan memang bukan anggota PWI," katanya, menambahkan.

Undangan resepsi pernikahan yang mencatut nama PWI ialah pernikahan antara Wulan Sari putri dari pasangan suami istri M Syafii-Sumini warga Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan dengan Doni Demara putra pasangan suami istri Moh Soleh-Subaidah, Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Dalam undangan yang tersebar luas di masyarakat itu dijelaskan, bahwa pesta pernikahan keduanya digelar pada 18 September 2016 pukul 08.00 WIB pagi di Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan, yakni di rumah M Syafii yang mencatut nama PWI itu. (PWI Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »