Penderita HIV/AIDS Terbanyak di Kota Gerbang Salam

Pamekasan (PWINews) - Penderita  human immunodeficiency virus dan acquired immune deficiency syndrome (HIV/AIDS) di kabupaten yang menerapkan syariat Islam melalui program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) ternyata paling banyak dibanding tiga kabupaten lain di Madura.

Berdasarkan data yang dilansir sejumlah media lokal di Madura ini, jumlah penderita HIV/AIDS di kabupaten berpenduduk 833.265 jiwa ini mencapai 117 orang terhitung mulai 2012 hingga 2015.

Perinciannya, pada 2012 sebanyak 16 penderita, 2013 sebanyak 27 penderita, 2014 sebanyak 33 penderita, dan pada 2015 tercatat sebanyak 41 warga Pamekasan menderita HIV/AIDS.

Urutan kedua adalah Kabupaten Sampang dengan jumlah penderita sebanyak 54 orang hingga 2015, dan dari jumlah itu sembilan orang diantaranya meninggal dunia, yakni pada 2013 sebanyak 3 orang meninggal, 2014 tiga orang dan pada 2015 juga tiga orang meninggal dunia akibat penyakit mematikan itu.

Kabupaten Sumenep menempati urutan ketiga dalam hal jumlah penderita jenis penyakit mematikan ini, yakni sebanyak 32 orang dan sebagian diantaranya berasal dari kepulauan.

Sedangkan kabupaten dengan jumlah penderita paling sedikit ialah Kabupaten Bangkalan, yakni 17 orang dan satu diantanya meninggal dunia.

"Yang saat ini sebanyak delapan orang, terdiri dari dua perempuan dan enam orang laki-laki," kata Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Bangkalan A. Walid Yusufi seperti dilansir situs Radarmadura.Co.Id, Juli 2016.

Tingginya angka penderita HIV/AIDS di kabupaten yang mendeklarasikan sebagai kabupaten yang menerapkan syariat Islam melalui program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) menunjukkan bahwa label agama belum berpengaruh signifikan pada pembentukan karakter umat di Kabupaten Pamekasan. (PWI/Rangkuman Media)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »