Kesan Pada Sang Komandan di Bunga Bangsa Pamekasan

Pamekasan (PWINews) - Misyiana dan Mariyeh tidak menyangka akan didatangi sekelompok pengendara sepeda motor. Seperti biasa, kedua perempuan sepuh ini membersihkan halaman rumahnya setelah memberi makan hewan piaraannya.

Tiba-tiba petugas berpakaian seragam dinas datang ke rumahnya, dan memberi tahu, bahkan sebentar lagi rombongan Bupati bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) akan datang dan mampir ke rumahnya. "Dek remmah pak, jek romanah kaule jubek kandah dikah," ucap Mariyeh dengan berbahasa Madura.

Raut muka panit, nampak di wajah perempuan yang sudah banyak ditumbuhi uban ini. Sesekali ia menatap sekeliling rumahnya, seolah tidak percaya begitu saja akan informasi yang disampaikan petugas dan aparat Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong.

Sekitar pukul 08.00 WIB, terdengar deru sepeda motor, dan mereka tak lain adalah rombongan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pamekasan. 

Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto didampingi Kapolres Pamekasan AKBP Nuwo Hadi Nugroho langsung mendekati Mariyeh dan menyerahkan bantuan itu secara simbolis.

"Ini ada bantuan sekedarnya dari bupati untuk perbaikan rumah ibu," ucap Nuryanto.

Seolah tertimpa emas dari langit, perempuan ini tak bisa banyak. Lidahnya seolah kelu untuk berbicara dan hanya tatapan penuh makna dan rasa haru tak terkira yang terpancar di wajahnya.

"Sala ghegek, sopan pole," gumam Mariyeh kepada sejumlah awak media yang mempertanyakan bagaimana perasaannya menerima bantuan perbaikan rumah yang secara simbolis diserahkan oleh Dandim 0826 Pamekasan itu.

Dulu, tertara dikenal keras, kasar dan ditakuti masyarakat, terutama di desa-desa. Tapi kini justru berubah sama sekali, bahkan yang hendak mengerjakan perbaikan rumah Mariyeh itu adalah tentara.

Tidak hanya Mariyeh, warga lainnya mengakui, kini TNI benar-benar merakyat, dan sudah berbaur dengan masyarakat.

"Dulu kami memang takut. Tapi sekarang, kami senang, dan bangga dengan mereka," kata warga Desa Bajang, Kecamatan Pakong di acara program Bunga Bangsa (Bupati Ngajak Masyarakat Membangun Desa), Minggu (4/9/2016).

Pada acara Bunga Bangsa itu, Dandim bersama Bupati, Wakil Bupati, serta pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan menginap di rumah-rumah warga.

"Kalau TNI tidak perlu ikut menginap sebenarnya, karena setiap musim tanam selalu membantu kami menanam padi disini. Terkadang membantu memperbaiki jalan," tutur warga lainnya di Desa Bajang, Jauhari.

Pada kegiatan Bunga Bangsa yang digelar Pemkab Pamekasan di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan itu, Dandim Letkol Inf Nuryanto mengikuti semua rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, berdialog dengan masyarakat hingga kegiatan-kegiatan jalan-jalan sehat bersama warga di desa itu. (PWI/Kodim Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »