Berita M Syafii Paling Banyak Dikunjungi Nitizen

Pamekasan (PWINews) - Berita tentang pencatutan nama PWI oleh warga bernama M Syafii asal Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan termasuk kategori berita paling banyak dikunjungi masyarakat pengguna internet di situs news.pwipamekasan.com dalam beberapa hari terakhir ini.

Berita tentang pencatutan nama PWI menempati rangking teratas dibanding berita-berita lainnya, termasuk berita olahraga yang selama ini memang paling digemari pembaca media online.

"Ini menunjukkan bahwa pencatutan nama PWI pada manten putrinya di Syafii, memang menarik. Mungkin dianggap unik, karena menggelar manten lalu mencatut nama PWI dan menyebarkan undangan kepada semua pejabat," kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz di Pamekasan, Jumat (23/9/2016) malam.

Berdasarkan data statistik blog PWI di situs news.pwipamekasan.com hingga sekitar pukul 23.50 WIB, Jumat malam, sejak adanya pemberitaan pencatutan nama PWI pada undangan pernikahan itu, statistik kunjungan blog organisasi profesi wartawan Pamekasan meningkat hingga 100 persen lebih.

Biasanya dalam sehari hanya antara 700 hingga 800 pengunjuk, sejak adanya berita pencatutan nama PWI oleh M Syafii itu, hingga hingga mencapai 1.900 pengunjung lebih dalam, dan jumlah ini tergolong banyak untuk kategori blog.

Berita paling banyak dibaca pengunjung ialah berita berjudul "PWI Pamekasan Klarifikasi Undangan Manten Catut Nama PWI", lalu "PWI Jatim: Tak Ada Pengurus Bernama Syafii" dan terbanyak ketiga berita berjudul rilis PWI berjudul "PWI Minta Masyarakat Hati-hati dengan M Syafii".

Hingga pukul 23.50 WIB terdata, berita berjudul "PWI Pamekasan Klarifikasi Undangan Manten Catut Nama PWI" itu telah dibaca sebanyak 1.460 kali, berita berjudul "PWI Jatim: Tak Ada Pengurus Bernama Syafii" dibaca sebanyak 1.029 kali dan berita berjudul "PWI Minta Masyarakat Hati-hati dengan M Syafii" dibaca sebanyak 961 kali.

Ketua PWI Abd Aziz menyatakan, pihaknya akan terus menyampaikan sosialisasi tentang pencatutan nama PWI yang telah dilakukan oleh M Syafii itu kepada publik, agar masyarakat mengetahui fakta yang sebenarnya. [Baca Juga: Kades Pamekasan Dorong Proses Hukum Pencatutan PWI]

Apalagi, sambung dia, respon publik terkait pemberitaan M Syafii itu sangat bagus, dan didukung oleh para pengguna internet (nitizen).

"Mulai pekan depan ini, kami akan menggerakkan semua anggota dan pengurus PWI untuk mensosialisasi tentang pencatutan yang dilakukan M Syafii ini melalui jejaring sosial mereka masing-masing, karena terus terang tindakan yang dilakukan M Syafii itu seolah telah menciderai marwah organisasi, yakni menggunakan label organisasi untuk kepentingan pribadi, apalagi dia memang bukan anggota PWI," kata Perwarta Perum LKBN Antara wilayah Madura ini, menegaskan. (PWI Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »