Mahasiswa Unira Unjuk Kreasi Wawasan Kebangsaan

PWI Pamekasan 1:37:00 PM
Pamekasan (PWINews) - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Madura (Unira) Pamekasan, Selasa (2/8/2016) mengikuti kompetensi dan unjuk kreasi wawasan kebangsaan yang digelar di ruang lantai II aula kampus itu.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan dan menanamkan sikap patriotisme itu, terselenggaran berkat kerja sama antara Pemkab Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan dan Unira Pamekasan.

Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi menjadi pembicara dalam kegiatan itu, sekaligus sebagai dewan juri.

Menurut Dandim, Indonesia merupakan negara yang subur dan kaya akan sumber daya alamnya, namun sampai saat ini masih tetap tergantung kepada negara asing, karena kurang mampu mengelola alam dengan baik.

"Disinilah kepentingan asing masuk, dan salah satu upayanya adalah dengan merusak generasi muda, seperti mahasiswa dengan berbagai cara, agar Indonesia kehilangan generasi," katanya.

Salah satu upaya yang kini sedang digencarkan adalah "proxy war", yakni sebuah perang dimana salah satunya selalu memakai pihak ketiga, sehingga tidak terlihat siapa lawan dan siapa kawan.

"Inti dari semua itu, bertujuan untuk merusak/merongrong  Negara Indonesia," terang Dandim.

Mahasiswa, kata dia, harus bisa menangkal "proxy war" itu, dengan cara memanfaatkan sarana media yang ada. Sebab salah satu sarana yang digunakan dalam "proxy war" media dengan cara  memberitakan hal  negatif untuk mencapai tujuan/ kepentingan pribadi atau golongan yang ingin merusak Negara Indonesia.

"Disinilah pentingnya mahasiswa, dan pemuda untuk selalu membangun karakter cinta Tanah Air dan Belanegara," katanya, menambahkan.

Usai menyampaikan materi, Dandim kemudian menjadi dewan juri bersama Dosen Unira Moh Faridi, Mohammad, M.Hum dan Pembantu Rektor III Unira Abu Bakar Basyarahil sebagai moderator.

Kompetensi dan Unjuk Kreasi Wawasan Kebangsaan di kampus Unira itu diikuti perwakilan mahasiswa dari 10 jurusan, yakni jurusan hukum, peternakan, ilmu administrasi, manajemen, akuntansi, matematika, bahasa dan sastra Indonesia, Bahasa Inggris, teknik informatika dan jurusan teknik sipil.

Para mahasiswa dari masing-masing jurusan itu dibentuk dalam satu, dan peserta terbaik mendapatkan bingkisan yang diserahkan pada akhir acara. (PWI/Kodim Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »