Koramil Larangan Pantau Kunjungan Kadinkes Jatim

Larangan (PWINews) - Koramil Larangan Sertu Mudhar dan Serda M Akrah, Jumat (5/8/2016)memantau kunjungan Kepada Dinkes Jawa Timur Dr kohar HS beserta staf ke Puskesmas Larangan.

Kepada Dinkes Jatim didampingi Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey, Danramil 05 Larangan Kapten Inf Samsul Ma'arif, Kapolsek larangan yang diwakili ole Aiptu Rifa, Kepala Puskesmas Larangan/Tentenan Ibu Lia, Kasitrantib Kecamatan Larangan dan para orang tua bayi yang sakit.

Dinas Kesehatan Provinsi Jatim datang ke Larangan untuk mengklarifikasi tentang Isu/rumor tentang anak bayi yang sakit setelah diberi vaksin (karena vaksin palsu). 

padahal sebelumnya sudah berobat ke puskesmas dan dijelaskan sakitnya. Bahwa bayi yang sakit bukan karena vaksin palsu, melainkan karena biang keringat/jamur kurang menjaga kebersihan dan karena pengaruh pempers yang dipakai. 

Rumor tersebut sempat beredar melalui media sosial dan media elektronik. setelah dicek oleh dokter dari provinsi teryata penjelasannya sama dengan penjelasan puskesmas, yaitu akibat biang keringat/jamur. 

Dengan adanya penjelasan dari Dinkes Jatim itu, maka  para orang tua menyadari dan menerima penjelasan. setelah itu bayi bayi tersebut dikasih obat dan kembali kerumah 

Ada enam orang anak yang menderita gatal-gatal dan diisukikan akibat vaksin palsu. Masing-masing anak dari Ibu Rusmini Umur 30 thn. Anak. Rizkiyah Ulva H Umur 5 bulan, anak dari Ibu Anniyah umur 20 thn. Atika Bilqis Umur 6 Bln, lalu anak dari Ibu Fatma umur 26 thn. Anak Alfan Rahmatullah Umur 7 Bln.

Selanjutnya anak dari Ibu Siti Sahriyah umur 20 thn dengan anaknya bernama Lailatul MUmur 6 Bln, lalu, anak dari Ibu Saninten Umur 28 thn. Anak Muh. Rifki Umur 5 Bln, dan yang terakhir anak dari Ibu Riskiyah Umur 33 Thn dengan anaknya bernama Firlan umur 5 bulan. 

Bayi-bayi itu di tangani oleh  Dr Mala/ Dokter  Puskesmas Desa Tentenan, Kecamatan Larangam, Pamekasan. (PWI/Kodim Pamekasan).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »