Bupati Majalengka: Wartawan Harus Kompeten

PWI Pamekasan 12:20:00 PM
Majalengka (PWINews) - Bupati Majalengka H.Sutrisno mengharapkan seluruh wartawan baik media cetak, elektronik, maupun online di Kabupaten Majalengka lulus uji kompetensi Dewan Pers, untuk menjaga harkat dan martabat wartawan, menghindari penyalahgunaan profesi wartawan dan mewujudkan pers yang profesional.

“Saya harapkan seluruh wartawan Majalengka itu memiliki sertifikasi.Agar dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan UU Pers, Kode Etik jurnalistik serta peraturan lainnya,” kata orang nomor satu di Pemerintahan kabupaten saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus PWI Kabupaten Majalengka Periode 2015-2016, di Gedung Yudha Abdi Negara Pemkab Majalengka,Rabu (3/8/2016).

Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Tarsono D Mardiana, Wakil Bupati Majalengka H.Karna Sobahi, Sekretaris Daerah Majalengka, para pejabat serta ratusan tamu undangan lainnya.Turut hadir pula para pengurus PWI se-Provinsi Jawa Barat.

Menurut Sutrisno, para jurnalis dalam memberikan informasi ke publik harus sesuai dengan UU Pers Nomor 40 tahun 1999 dan tidak melanggar kode etik jurnalistik.

Apalagi media massa memiliki andil besar dalam mengekspose berbagai kegiatan apapun yang dapat melahirkan citra positif atau negatif ke publik.
Karena di tangan wartawan baik dan buruknya informasi yang diterima masyarakat.

Sutrisno meminta dukungan media dalam memberikan informasi kebijakan pemerintah kepada publik. Karena pers termasuk dalam infrastruktur politik yang meliputi partai politik, media sosial, media massa, kalangan profesional dan cendikiawan.

“Kami mengucapkan selamat atas dilantikan pengurus PWI baru, semoga mampu menjalankan amanah organisasi dan membawa perubahan serta kebaikan bagi semua pihak,” tuturnya.

Wakil Ketua PWI Jawa Barat Agus Dinar dalam sambutanya mewakili Ketua PWI Provinsi Jawa Barat H Mirza Zulhadi berharap pengurus PWI dalam melaksanakan tugasnya tidak melangar kode etik jurnalistik dan peraturan dasar (PD) dan peraturan rumah tangga (PRT) PWI.

“Kami juga mendorong agar seluruh pengurus dan anggota PWI dapat melaksanakan uji kompetensi wartawan (UKW) agar menjadi wartawan profesional,sesuai dengan harapan dan cita-cita PWI,”ucapnya.

Ketua PWI Kabupaten Majalengka Jejep Falahul Alam mengatakan, saat ini jumlah wartawan di Kabupaten Majalengka berdasarkan data dari Humas Pemkab Majalengka sebanyak 250 orang. Namun dari total itu baru ada 7 orang yang sudah lulus UKW.

“Peran pers sangat terasa sekali di negara kita. Bahkan pers memiliki daya pengaruh yang luar biasa terhadap proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengaruh tersebut dapat dilihat ketika pers tidak saja memainkan diri sebagai penyebar arus informasi kepada publik, namun ikut mengawal jalannya penyelenggaraan pemerintahan,”paparnya. (Kabar-Cireban.Com, 4 Agustus 2016)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »