Dandim Minta Babinsa Perkuat Deteksi Dini Teroris

Pamekasan (PWINews) - Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Jawa Timur Letkol Arm Mawardi meminta agar para Babinsa dan Pers Intel memperkuat deteksi dini kemungkinan masuknya terorisme di wilayah itu, mengusul adanya bom bunuh diri di Surakarta belum lama ini.

"Babinsa harus meningkatkan penguasaan wilayah sehingga bisa memetakan kerawanan, disamping untuk mendukung tugas pokok TNI-AD. Cegah tindakan pelanggaran dalam bentuk apapun karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan institusi," kata Dandim.

Dandim Mawardi mengemukakan hal ini, saat upacara mingguan Senin (11/7) di lapangan Makodim 0826 Pamekasan yang dilanjutkan dengan acara halalbihalal kepada semua prajurit di lingkungan Makodim Pamekasan.

Tidak hanya pada Babinda dan Pers Intel, instruksi untuk mewaspadai dan melakukan deteksi dini akan kemungkinan masuknya teroris di Pamekasan pada momentum Lebaran kali ini juga disampaikan kepada semua prajurit TNI di lingkungan Kodim 0826 Pamekasan.

"Semua anggota juga harus mencermati dan peka terhadap situasi yang berkembang serta permasalahan di dalam NKRI ini," katanya, menambahkan.

Secara khusus, Dandim juga menekankan agar anggotanya memperhatikan lebih serius terhadap kelompok ISIS, karena kelompok ini bisa merekrut anggota dalam jaringan (daring).

Ia menjelaskan, akhir-akhir ini gerakan ISIS sudah banyak ditunjukkan di media sosial, sehingga prajurit TNI juga dituntut untuk memiliki kepekaan dalam dunia daring, tak terkecuali Babinsa.

Usai upacara dan halalbihalal, Dandim 0826 Pamekasan selanjutnya menggelar kegiatan "Jam Komandan" di aula Makodim 0826 Pamekasan. Isinya permintaan maaf secara terbuka kepada semua pejabat dan anggota TNI dibawah naungan Kodim 0826 Pamekasan, serta ajakan kepada seluruh prajurit TNI untuk memanfaatkan momentum Lebaran sebagai ajang evaluasi dan refleksi agar kedepan bisa lebih baik. (Abd Aziz/ AntaraJatim.Com, 11 Juli 2016)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »