Polres Pamekasan Panen Minuman Keras

PWI Pamekasan 6:30:00 PM
Pamekasan (PWINews) - Operasi Bersandi Cara Mengatasi Mercon (Camer) berakhir hari ini (24/6). Selama kegiatan operasi, sejak Selasa (14/6) Polres Pamekasan meringkus sepuluh tersangka dari kasus minuman keras, judi, dan handak. Mereka kini mendekam di tahanan mapolres.
Semua tersangka merupakan warga Pamekasan. Dalam kasus miras polisi menangkap tiga tersangka. Antara lain, Dedi Rahman, 37, warga Desa Lancar, Kecamatan Larangan. Dia ditangkap dengan barang bukti 93 botol miras.
Kemudian, Moh. Kacung Hafidi, 50, warga Desa Artodung, Kecamatan Larangan. Dia diketahui menyimpan 45 botol miras. Selain mereka, Imam Mawardi, 35, warga Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan. Imam diketahui menjual miras dengan barang bukti 46 botol miras.
Selama operasi itu polisi mengamankan enam tersangka judi toto gelap (togel). Mereka Imam Junaidi, 57, warga Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu. Kemudian, Ibrahim, 33, warga Desa Buddih, Kecamatan Pademawu. Selain itu, Hariyanto alias Bahar, 44, warga Jalan Gatot Koco, Kelurahan Kolpajung.
Tersangka togel yang lain Adi Suyanto, 30, dan Moh. Nasiruddin, 38. Keduanya warga Desa Ponteh, Kecamatan Galis. Terakhir, Isbir, 54, warga Jalan Trunojoyo. Sementara Rifa’ie, 35, warga Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan, berurusan dengan penegak hukum karena menyimpan bahan peledak (handak) mesiu. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti satu kilogram handak yang akan digunakan untuk membuat mercon.
Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho mengungkapkan, pihaknya tidak akan berhenti pada Operasi Camer. Penegakan hukum akan terus dilanjutkan. ”Kami akan terus melakukan penertiban semua bentuk pelanggaran hukum,” katanya Kamis (23/6).
Dia mengatakan, penangkapan terhadap para tersangka merupakan kerja keras bawahannya. Pihaknya akan terus melakukan pengembangan. Jaringan judi togel menjadi atensi untuk diungkap. ”Para tersangka kita lakukan pemeriksaan dan pengembangan,” imbuhnya.
Sepuluh tersangka mendekam di tahanan polres. Mereka menjalani pemeriksaan sebelum dilimpahkan ke Kejari Pamekasan kemudian disidangkan. Akibat perbuatannya para tersangka dijerat pasal berbeda sesuai dengan bentuk pelanggaran masing-masing. (Fathor Rahman/ RadarMadura.Co.Id, 24 Juni 2016)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »