Pecinta Musang Pamekasan Beri Takjil Penarik Becak

PWI Pamekasan 5:25:00 PM
Pamekasan (PWINews) - Sejumlah warga Komunitas musang (musang lovers)  yang tergabung dalam Pecinta Musang Pamekasan (Pamungkas), melakukan bakti sosial dengan memberikan takjil buka puasa kepada warga, di area monumen Arek Lancor, Pamekasan, Madaura, Jumat (24/6/2016).
Mereka yang mendapat takjil gratis itu sebagian besar penarik becak, kemudian pengendara sepeda motor, yang melintas di area monument Arek Lancor, sisi timur jalan.
Dalam bakti sosial, yang berlangsung selama 30 menit, mulai pukul 16.30 hingga pukul 17.00 ini mendapat sambutan antusias masyarakat.
Mereka kaget, karena ketika melintas di jalan raya lalu berhenti untuk melihat aneka jenis musang, mereka disuguhi takjil gratis.
“Tentu senang sekali dapat takjil. Kami bersama suami dan anak-anak bermaksud jalan sore-sore sambil ngaburit menjelang buka puasa. Eh, begitu melihat musang dan berhenti, kami diberi takjil. Walau hanya es buah, namun cukup membahagiakan,” kata Lestari, warga Jl Jokotole, Pamekasan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Ketua Pamungkas Pamekasan, Sri Wahyuning Astutik, kepada Surya, mengataka, takjil yang disediakan sebanyak 150 bungkus berupa es buah.
Takjil ini sengaja diberikan, semata-mata ingin berbagi dengan sesama mumpung masih dalam suasana Ramadan.
Menurut Astutik, Pamungkas yang memiliki sekitar 50 anggota tersebar di Pamekasan dan baru berdiri setahun lalu, kegitan selama Ramadan tetap konsisten, menggelar pertemuan di taman Arek Lancor dengan membawa berbagai jenis musang dari sejumlah daerah di Jawa dan Sumatera. Ukurannya dari yang kecil hingga besar, seperti anak kambing.
Dikatakan, setelah bagi-bagi takjil kepada masyarakat, dilanjutkan buka bersama, kemudian salat magrib dan salat tarawih di musalla.
“Kita ini merupakan warga pecinta binatang peliharaan. Bukan hanya sekadar memamerkan kelucuan tingkah laku musang. Namun kala waktu, salat kita harus berhenti sejenak untuk beribadah. Kesenangan kita peroleh dan pahala kita dapatkan,” kata Astutik kepada Surya  (Muchsin: Tribunnews.Com, 24 Juni 2016)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »